Kewajiban Mencegah Kemungkaran

Hadis riwayat Abu Said Al-Khudri ra.:

Dari Thariq bin Syihab ra. ia berkata: Orang yang pertama berkhutbah pada hari raya sebelum salat Ied adalah Marwan. Ada seseorang yang berdiri mengatakan: Salat Ied itu sebelum khutbah. Marwan menjawab: Telah ditinggalkan apa yang ada di sana. Abu Said berkata: Orang ini benar-benar telah melaksanakan kewajibannya. Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa di antara kalian melihat kemungkaran (hal yang keji, buruk), maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya. Kalau tidak sanggup, maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemah iman. [HR Muslim]

Islam yang Paling Utama

Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata:

Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. [HR Muslim]

Islam yang Paling Baik – 2

Hadis riwayat Abdullah bin Amru bin Ash ra., ia berkata:

Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw: Orang Islam manakah yang paling baik? Rasulullah menjawab: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. [HR Muslim]

Islam yang Paling Baik

Hadis riwayat Abdullah bin Amru ra., ia berkata:

Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw. Islam manakah yang paling baik? Rasulullah saw. bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. [HR Muslim]

Ganjaran Shalihin

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: Berfirman Allah Yang Maha Agung dan Luhur:

“Sudah Kupersiapkan untuk hamba-Ku yang Shalih apa yang tidak pernah mata melihatnya, tidak pernah telinga mendengarnya dan tidak bisa dibayangkan manusia”. (HR. Al Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibn Majah, Ad Darimi)

Ucapan Laa ilaaha illallahu

Aku bersaksi atas Abu Sa’id dan Abu Hurairah, bahwa mereka bersaksi atas Nabi saw, bahwa Beliau saw bersabda:

“Barangsiapa mengatakan: ‘Laa ilaaha illallahu allahu akbar’, Allah membenarkan dia dan berfirman: ’Tidak ada tuhan kecuali Aku’ dan ‘Aku Maha Besar’. Bila ia berkata: ’Laa ilaaha illallahu wahdah’, Allah berfirman: ‘Tidak ada tuhan kecuali Aku sendiri’. Jika ia berkata: ‘Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikallah’, Allah berfirman: ‘Tidak ada tuhan kecuali Aku Sendiri dan tidak ada sekutu bagi-Ku’. Bila ia berkata: ‘Laa ilaaha illallahu, lahul-mulku wa lahul-hamdu’, Allah berfirman: ‘Tidak ada tuhan kecuali Aku, bagi-Ku kerajaan-Ku dan bagi-Ku segala puji’. Bila ia berkata: ’Laa ilaaha illallahu, laa haula walaa quwwata illaa billah’, Allah berfirman: ‘Tidak ada tuhan kecuali Aku, tidak ada upaya dan tidak pula kekuatan kecuali dengan izin-Ku’.

Nabi saw bersabda: ‘Barangsiapa mengucapkannya di dalam sakitnya, kemudian mati, ia tidak dimakan api neraka’.” (HR. At-Tirmidzi)

Menolong Mukmin

Dari Abu Hurairah ra berkata, Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang membebaskan seorang mukmin dari kesempitan dunia, maka Allah akan membebaskannya dari kesempitan di hari kiamat. Barangsiapa yang memberi kemudahan kepada seseorang yang mengalami kesulitan, maka Allah akan memberi kemudahan kepadanya di dunia dan di akhirat. Barangsiapa yang menutup aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba-Nya tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa yang meniti jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di rumah Allah (masjid), membaca Kitab Allah dan mempelajarinya, niscaya turun kepada mereka ketenteraman, rahmat meliputi mereka, para Malaikat berkerumun disekelilingnya dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa amalnya selalu terlambat (kurang), maka nasab-nya tidak akan dapat menyempurnakannya”. (HR. Muslim, dengan lafadz seperti ini)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 83 pengikut lainnya.