Amalan Yang Mendekatkan Ke Syurga dan Menjaukan Neraka

Hadis riwayat Abu Ayyub Al-Anshari ra.:
Bahwa Seorang badui menawarkan diri kepada Rasulullah saw. dalam perjalanan untuk memegang tali kekang unta beliau. Kemudian orang itu berkata: Wahai Rasulullah atau Ya Muhammad, beritahukan kepadaku apa yang dapat mendekatkanku kepada surga dan menjauhkanku dari neraka. Nabi saw. tidak segera menjawab. Beliau memandang para sahabat, seraya bersabda: Ia benar-benar mendapat petunjuk. Kemudian beliau bertanya kepada orang tersebut: Apa yang engkau tanyakan? Orang itu pun mengulangi perkataannya. Lalu Nabi saw. bersabda: Engkau beribadah kepada Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu, mendirikan salat, menunaikan zakat dan menyambung tali persaudaraan. Sekarang, tinggalkanlah unta itu [HR. Muslim]

Ganjaran Shalihin

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: Berfirman Allah Yang Maha Agung dan Luhur:

“Sudah Kupersiapkan untuk hamba-Ku yang Shalih apa yang tidak pernah mata melihatnya, tidak pernah telinga mendengarnya dan tidak bisa dibayangkan manusia”. (HR. Al Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibn Majah, Ad Darimi)

Sesuai Persangkaan Hamba

Dari Abu Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah saw, Berfirman Allah Yang Maha Agung:

“Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku tentang Aku, dan Aku bersama-nya ketika ia menyebut Aku. Bila ia menyebut Aku dalam dirinya, Aku menyebut dia dalam Diri-Ku. Bila ia menyebut Aku dalam khalayak, Aku menyebut dia dalam khalayak yang lebih baik dari itu. Bila ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadanya satu hasta. Bila ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Bila ia datang kepada-Ku berjalan kaki, Aku datang kepadanya berlari-lari”. (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, At-Tirmidzi, Ibn Hanbal)

Kebaikan dan Keburukan

Dari Ibn Abbas ra meriwayatkan dari Rasulullah saw mengenai apa yang beliau ceritakan dari Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi. Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian menjelaskan keduanya. Barangsiapa hendak melakukan kebaikan dan dia tidak jadi melakukannya, Allah akan mencatat disisi-Nya satu kebaikan yang sempurna. Dan bila ia hendak melakukan kebaikan dan benar-benar melakukannya, niscaya Allah akan mencatat di sisi-Nya sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat, bahkan berlipat ganda banyaknya. Dan jika ia hendak melakukan keburukan dan kemudian tidak jadi melakukannya, Allah akan mencatat di sisi-Nya satu kebaikan dan jika ia hendak melakukan keburukan kemudian benar-benar melakukannya, maka Allah akan mencatat di sisi-Nya satu keburukan saja. (HR. Bukhari dan Muslim di dalam kitab shahih mereka).

Menolong Mukmin

Dari Abu Hurairah ra berkata, Nabi saw bersabda: “Barangsiapa yang membebaskan seorang mukmin dari kesempitan dunia, maka Allah akan membebaskannya dari kesempitan di hari kiamat. Barangsiapa yang memberi kemudahan kepada seseorang yang mengalami kesulitan, maka Allah akan memberi kemudahan kepadanya di dunia dan di akhirat. Barangsiapa yang menutup aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba-Nya tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa yang meniti jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di rumah Allah (masjid), membaca Kitab Allah dan mempelajarinya, niscaya turun kepada mereka ketenteraman, rahmat meliputi mereka, para Malaikat berkerumun disekelilingnya dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa amalnya selalu terlambat (kurang), maka nasab-nya tidak akan dapat menyempurnakannya”. (HR. Muslim, dengan lafadz seperti ini)

Persaudaraan Sesama Hamba Allah

Dari Abu Hurairah ra, berkata, Rasulullah saw bersabda: “Jangan saling menghasud, dan jangan saling menipu, dan jangan saling membenci, dan jangan saling membelakangi, dan janganlah sebagian dari kalian membeli barang yang telah dibeli orang lain. Jadilah kamu sekalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain, maka janganlah berlaku aniaya kepadanya, janganlah menelantarkannya, jangan mendustainya, dan jangan merendahkannya. Taqwa itu disini, (beliau mengucapkan ini sambil menunjuk ke dadanya dan mengulanginya hingga tiga kali). Cukuplah seseorang dikategorikan buruk apabila ia merendahkan saudaranya sesama Muslim. Darah, harta, dan kehormatan setiap Muslim adalah haram bagi Muslim yang lain”. (HR. Muslim)

Menyikapi Kemungkaran

Dari Abu Said Al-Khudri ra, berkatanya, Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, hendaklah ia merubahnya dengan tangannya (kuasanya); bila ia tidak mampu, maka dengan lisannya (nasihatnya); dan kalau tidak mampu, maka dengan hatinya (tidak meridhai perbuatan tersebut). Yang demikian itu adalah selemah-lemah iman”. (HR. Muslim)

Kebajikan dan Dosa

Dari An-Nawwas bin Sam’an ra, berkata, Nabi saw bersabda: “Kebajikan adalah akhlak terpuji, sedangkan dosa adalah apa yang meresahkan jiwamu serta engkau tidak suka apabila masalah itu diketahui orang lain”. (HR. Muslim)

Dalam hadits yang diterangkan oleh Abi Wabishah bin Ma’bad ra, ia berkata, Aku mendatangi Rasulullah saw, beliau bertanya: “Engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan?” Aku menjawab: “Ya, benar”. Beliau bersabda: ”Tanyakan pada hatimu sendiri”. Kebajikan adalah sesuatu yang membalut jiwamu tenang dan hatimu tenteram, sedangkan dosa adalah sesuatu yang menimbulkan keraguan dalam jiwa dan rasa gundah dalam dada, meski telah berulang kali manusia memberi fatwa kepadamu”. (Ini adalah hadits hasan yang kami riwayatkan dari dua Imam, Imam Ahmad bin Hanbal dan Imam Ad-Darimi dengan sanad hasan).

Shadaqah Setiap Ruas Tulang Tubuh

Dari Abu Hurairah ra, berkata, Nabi saw bersabda: “Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan shadaqahnya setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah shadaqah, menolong seseorang dengan membantunya menaiki tunggangannya (kendaraannya) atau mengangkatkan barang-barang ke atas tunggangannya adalah shadaqah, dan perkataan yang baik itu adalah shadaqah, tiap-tiap langkah menuju ke tempat shalat adalah shadaqah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah shadaqah”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sifat-sifat Rabb Al-’Alamin

Dari Abu Dzar Al-Ghifari ra, menerangkan bahwa Nabi saw bersabda tentang apa yang beliau riwayatkan dari Rabb-nya Azza wa Jalla, sesungguhnya Dia berfirman:

“Wahai hamba-hamba-Ku! Sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezhaliman kepada diri-Ku, dan Aku menjadikan kezhaliman itu haram di antara sesama kamu. Oleh karena itu, janganlah kamu saling menzhalimi”.

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 76 pengikut lainnya.