Sesuai Persangkaan Hamba

Dari Abu Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah saw, Berfirman Allah Yang Maha Agung:

“Aku berada dalam sangkaan hamba-Ku tentang Aku, dan Aku bersama-nya ketika ia menyebut Aku. Bila ia menyebut Aku dalam dirinya, Aku menyebut dia dalam Diri-Ku. Bila ia menyebut Aku dalam khalayak, Aku menyebut dia dalam khalayak yang lebih baik dari itu. Bila ia mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku mendekat kepadanya satu hasta. Bila ia mendekat kepada-Ku satu hasta, Aku mendekat kepadanya satu depa. Bila ia datang kepada-Ku berjalan kaki, Aku datang kepadanya berlari-lari”. (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ibn Majah, At-Tirmidzi, Ibn Hanbal)

Iklan

Pintu Ampunan

Dari Anas ra berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam! Selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku ampuni segala dosamu yang telah lalu dan Aku tidak pedulikan lagi. Wahai anak Adam! Jikalau dosamu membumbung setinggi langit kemudian engkau memohon ampunan-Ku, pasti engkau Ku-ampuni. Wahai anak Adam! Andaikata engkau datang kepada-Ku dengan kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau menemui-Ku dalam keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikitpun, pasti Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula”. (HR. Tirmidzi dan ia berkata bahwa hadits ini hasan shahih)

Amaliah Ahli Syurga

Dari Mu’adz bin Jabal ra, berkata, Aku pernah berkata, “Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku amal yang dapat memasukkanku ke surga dan menjauhkanku dari neraka”.

Beliau menjawab: “Engkau menanyakan suatu pekara yang besar, namun hal itu menjadi ringan bagi siapa saja yang diringankan oleh Allah SWT, yaitu: Hendaklah engkau menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa Ramadhan, dan mengerjakan haji ke Baitullah”.

Baca lebih lanjut

Wasiat Rasulullah saw

Dari Abu Najih bin Al-Irbadh bin Sariyah ra, berkata, “Rasulullah saw telah memberikan nasihat kepada kami dengan nasihat yang menggetarkan hati dan dapat mengucurkan air mata”.

Kami berkata kepadanya: ‘Wahai Rasulullah, seakan-akan ini nasihat perpisahan, karena itu berilah kami wasiat”.

“Beliau bersabda: “Aku berwasiat kepada kalian agar senantiasa bertaqwa kepada Allah Azza wa Jalla, serta mendengarkan dan taat meskipun yang memerintah kalian seorang budak. Sesungguhnya orang-orang yang masih hidup di antara kalian, niscaya akan menyaksikan banyak perselisihan. Karena itu berpegang-teguhlah kepada sunahku dan sunah para Khulafaur-Rasyiddin yang mendapat petunjuk. Gigitlah sunah-sunah itu dengan gigi geraham kamu (berpegang teguh dengannya dan jangan dilepaskan sunah-sunah itu). Dan hindarilah hal-hal yang baru (dalam soal agama), karena semua yang baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah sesat”. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, dan dia mengatakan bahwa ini adalah hasan shahih)

Bergantung Hanya Kepada Allah

Dari Abu Abbas Abdillah bin Abbas ra berkata, Suatu hari aku sedang berada di belakang Rasulullah saw (di atas binatang tunggangannya), lalu beliau bersabda: “Wahai pemuda! Aku hendak mengajarimu beberapa kalimat: “Jagalah (perintah) Allah, maka Dia akan menjagamu; jagalah (kehormatan) Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya bersamamu; Bila engkau memohon sesuatu, mohonlah kepada-Nya semata; Bila engkau meminta pertolongan, minta tolonglah kepada Allah semata. Ketahuilah bahwa seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang bermanfa’at bagimu, maka mereka tidak akan bisa memberi manfa’at kepadamu, melainkan dengan sesuatu yang telah ditaqdirkan oleh Allah kepadamu. Begitu juga seandainya seluruh umat ini berkumpul untuk memberikan sesuatu yang merugikanmu, maka mereka tidak akan bisa merugikanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah terhadapmu. Pena-pena telah diangkat (tulisan) dan lembaran-lembaran telah mengering tintanya (buku catatan)”. (HR. Tirmidzi dan ia menyatakan sebagai hadits hasan shahih).

Menurut riwayat selain Tirmidzi dijelaskan, “Jagalah Allah, niscaya engkau akan bersama-Nya. Kenalilah Allah dalam kesenangan, niscaya Dia mengenalimu dalam kesempitan. Ketahuilah bahwa segala perbuatan salahmu belum tentu mencelakaimu dan mushibah yang menimpamu belum tentu akibat kesalahanmu. Ketahuilah bahwa kemenangan beserta kesabaran, kebahagiaan beserta kedukaan, dan setiap kesulitan ada kemudahan.

Perbuatan Baik Menghapuskan Keburukan

Dari Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdur-Rahman Mu’adz bin Jabal ra, menerangkan, Rasulullah saw bersabda: “Bertaqwalah kepada Allah di manapun kamu berada. Dan ikutilah keburukan dengan kebaikan, mudah-mudahan yang baik itu akan menghapusnya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji”. (HR. Tirmidzi dan ia berkata, “Ini adalah hadits hasan” dan di sebagian kitab disebutkan sebagai hadits hasan shahih).

Perkara yang Tidak Berguna

Dari Abu Hurairah ra, berkata, Rasulullah saw bersabda: “Diantara (tanda) kebaikan ke-Islaman seseorang itu adalah ia meninggalkan perkara yang tidak berguna baginya”. (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Tirmidzi dan yang lainnya)